Kemendukbangga/BKKBN melalui Pendataan Keluarga 2025 secara resmi merilis Data Fatherless dalam Diseminasi Nasional Hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 pada Rabu (26/11/2025).

Hasil PK25 menunjukkan bahwa 25,8% anak di Indonesia mengalami kondisi fatherless. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi potret penting mengenai kualitas pengasuhan dan dinamika keluarga di Indonesia saat ini.
Sedangkan di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan bahwa 24,4% anak mengalami kondisi fatherless.
Berbeda dari pengukuran sebelumnya yang hanya menilai ketidakhadiran ayah secara fisik, PK-25 menggunakan indikator yang lebih komprehensif, meliputi interaksi, aksesibilitas, tanggung jawab, dan keterlibatan ayah dalam kehidupan anak. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai bagaimana peran ayah dijalankan dalam keseharian, baik secara emosional maupun sosial.
Data ini diharapkan menjadi landasan penting untuk memperkuat kebijakan dan program pembangunan keluarga, khususnya terkait peningkatan kualitas pengasuhan, ketahanan keluarga, serta peran ayah sebagai figur utama dalam pertumbuhan karakter dan kesejahteraan anak.
Publikasi:
Buku Publikasi Fenomena Fatherless di Indonesia: https://drive.google.com/file/d/1XCb_QQeomAWiG77X-k7ehoVfgIsi0eOL/
Youtube Diseminasi Hasil Pendataan Keluarga 2025: https://www.youtube.com/live/pwJL4vc9xjU