BKKBN Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dan wujud Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
Sebagai wujud dukungan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ir. Rusman Efendi, MM. ikut serta terlibat dalam persiapan penerjunan mahasiswa magang prigel program studi Pendidikan Non Formal, Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan memberikan pembekalan materi dan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN pada Senin, (27/4/2026).
Program magang mahasiswa Prigel merupakan program magang yang diselenggarakan oleh UNNES yang merupakan tindak lanjut dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program UNNES Prigel Prodi Pendidikan Non Formal tahun ini diikuti oleh 67 mahasiswa yang ditempatkan di 10 tempat magang, 18 mahasiswa diantaranya ditempatkan di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (Balai KB) Kemendukbangga/BKKBN di Kota Semarang.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNNES, Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si, menyampaikan pentingnya program magang bagi mahasiswa, guna mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan dari bangku perkuliahan.
"Pendidikan di kampus tidak cukup untuk membekali mahasiswa, diperlukan pendidikan mahasiswa di luar kampus. Saat ini kami ada inovasi, mahasiswa pendidikan tidak hanya melaksanakan praktik mengajar. Kami ada tiga program magang mahasiswa, yakni UNNES Lantip, UNNES Giat, dan UNNES Prigel. Harapannya dengan tiga program ini mahasiswa dan mengasah kemampuannya, dan ke depan mahasiswa akan lebih siap untuk bekerja," ujar Edy.
Rusman menyampaikan bahwa saat ini BKKBN bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, yang pilar utamanya ada pada Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana. Adapun di tahun 2026 ini, ada 5 program prioritas yakni Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Lansia Berdaya (SIDAYA), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Super Apps.

"Kemendukbangga/BKKBN mengurusi berbagai program yang berkaitan dengan siklus hidup manusia dari kehamilan, kelahiran, balita, remaja, pernikahan, hingga lansia. Selain menyosialisasikan program prioritas, silakan untuk membantu Penyuluh KB untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait program Generasi Berencana yang berkaitan dengan pendewasaan usia perkawinan, edukasi berkaitan dengan Keluarga Berencana pengaturan, edukasi berkaitan dengan 1000 HPK, dan lain sebagainya," ujar Rusman.
Dalam rangkaian pembekalan magang tersebut, sekaligus dilakukan penandatanganan dokumen kerjasama Prodi Pendidikan Non Formal dengan Kemendukbangga/BKKBN dalam program magang mahasiswa Prigel, serta rancangan kerjasama pengadian dan penelitian berkelanjutan, khususnya berkaitan dengan program kependudukan dan pembangunan keluarga oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Dekan FIPP UNNES, dan Dr. Mintarsih Arbarini, M.Pd, Kepala Prodi PNF UNNES.
Terkait dengan lokasi Balai KB yang dipilih untuk magang, di tempat tersebut telah siap para Penyuluh KB untuk membimbing dan memfasilitasi kegiatan tersebut. Termasuk di dalamnya kunjungan langsung ke lapangan untuk melihat dinamika sosial dan mekanisme operasional bagaimana Program Bangga Kencana berjalan dan memberi dampak pada masyarakat. (Isna Nur Insani)